Pagi hari didalam sebuah rumah. “hei pemalas! Lekas bangun dan segerlah mandi! Kalau tidak kamu bisa terlambat!” seru perempuan berdaster dan memakai sandal jepit.
“iya bu.. crewet sekali sih!!” sahut seorang remaja SMP yang sedang mencari jati dirinya. Ia pun langsung beranjak dan segera masuk ke kamar mandi. Selesai mandi dan berganti seragam ia langsung bergegas berangkat sekolah dengan menggunakan sepeda motor barunya.
Pagi itu adalah hari baru untuk seluruh siswa SMP1. Bagaimana tidak, pagi itu adalah hari pertama mereka menempati kelas baru mereka setelah lulus dari tes semester kedua.
Dia adalah Surya , seorang murid yang usil tapi juga baik hati di SMP1. Pagi itu dia sedang mencari-cari kelasnya, yaitu kelas 8E. Setelah beberapa kelas ia telusuri, akhirnya ia menemukan kelas yang nantinya akan ia tempati bersama teman-temanya yang lain. Kelas yang berada tepat diujung dekat tangga dan bersebalahan dengan SD ini adalah tempat dimana ia akan belajar dan berbagi dengan teman-teman barunya. Bel tanda masuk sudah berbunyi, semua siswa memasuki kelas yang sudah ditentukan. Semua siswa dikelas 8E sudah menempati tempat duduknya masing-masing. Tidak berselang lama, perempuan berkrudung yang sudah lumayan tua memasuki kelas Surya, beliau adalah Bu Samsidah, guru sejarah yang nantinya akan menjadi wali kelas 8E.
Bu Samsidah memperkenalkan dirinya dan mengabsen siswa yang ada di kelas 8E. Kelas 8E terdiri atas 24 siswa, 10 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Setelah semua selesai diabsen, Bu Samsidah meminta seluruh kelas 8E untuk menentukan ketua kelas dan membuat organisasi. Akhirnya ketua kelas pun terpilih, yaitu Fiki dan organisaipun selesai dibuat.
Hari pertama masuk digunakan untuk perkenalan oleh masing-masing siswa dan saling berbagi pengalaman baik dikelasnya yang dulu maupun pengalaman di luar sekolah. Seperti biasa, Surya berkumpul dengan rombongan temanya kelas 7 yang kebetulan satu kelas lagi denganya yaitu Adi, Tio, dan Tama. Mereka berempat termasuk Surya adalah mantan anak 7E dan mereka juga terkenal sebagai anak yang usil disekolah, tetapi mereka berempat juga masih punya sopan santun dan mau berkenlan dengan teman teman baru yang ada dikelas 8E. Bel tanda pulang sekolah berbunyi, anak – anak merapikan barang bawaanya dan pulang ke rumah masing- masing. Hari itu terasa cepat dan menyenangkan. Karena Surya telah duduk di kelas 8 dan mendapat teman baru.